Honai Smart News

” RADIKALISME SIMBOLIS, EKSLUSIFIS SESUNGGUH-NYA MEMPERSEKUSI AGAMA “

Oleh. Dr. Hb. IIDRUS AL-HAMID, S.Ag. M.Si
Rektor IAIN Fattahul Muluk Papua-Jayapura.
Suara Minor Cendekiawan Poros INTIM__.

Jangan Sekali-kali Engkau Hinakan Agama dan atau Keyakinan orang lain, karena untuk itu, Agama dan Keyakinan MU akan menjadi Hina di mata orang yg Kau Hina. Tidaklah tepat Keberagamaan seseorang diletakkan pada negara tertentu karena untuk itu dalil-nya lemah sekali. Keberagamaan sumber pijakannya adalah Masailul Fiqhiyah sehingga untuk itu ” ikhtilaf Ummatiy Rahmah” berarti Mafiy Muskilah – Kenapa harus Muskilah__.

Disaat Allah Ciptakan Manusia, Para Malaikat telah mengajukan Argumentasi bahwa sesungguhnya Manusia umum-nya saling bunuh-bunuhan, namun Allah punya rencana. Untuk itu, yg mengingkari rencana Allah mereka lah Iblis yg sesungguh-nya. Di saat Allah menerangkan bahwa Manusia di Ciptakan dari Seorang laki-laki dan Perempuan dan Bersuku-suku serta Berbangsa-bangsa agar mereka saling kenal mengenal. Kenapa kita tidak ingin mengenalkan apa yg terbaik yg kita yakini, tanpa menghina dan meniadakan nyawa orang lain. Pada saat yg sama Allah tegaskan Setiap Mukmin hanya bertanggung jawab terhadap Mukmin yg lain, karena Urusan Agama atau Keyakinan adalah Lakum dinukum waliyadin. Lalu kenapa ada di antara kita yg secara ekstrim mengkafirkan orang lain dan menganggap sesat sehingga dara-nya halal untuk di habisi.

Saudara-saudara Ku. Radikalisme Menurut para ahli, adalah suatu ideologi { ide atau gagasan } dan atau paham yang ingin melakukan perubahan pada sistem Pranata sosial dan politik dengan menggunakan cara-cara kekerasan atau ekstrim, tanpa Tenggang rasa. Kaum seperti ini sering disebut sebagai Neo Khawarij Peradaban Modern yg bersikap Radikalis dan Teroris, yang mempersepsikan kebenaran adalah hak mereka untuk menentukan, sehingga yg lain dianggap sesat dan harus di habisi karena bukan golongan mereka__.

Saudara KU__. Ingat, Allah Rabbiy, Rabunna wa Rabbukum Menegaskan :

“ Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.”
(Qs al-An’am : 108)

Sikap Kaum Radikalis atau Teroris sesungguhnya telah menyumbang Metode Persekusi terhadap Agama dan Keyakinan Orang lain. Kalau Agama sebagai ” Rahmatan Lil ‘alamiin ” kenapa ada diantara kita merubah wajah agama sehingga terkesan ekstrim. Manusia tidak diberikan Hak legitimasi Absolute untuk mengkafirkan dan menganggap sesat Orang lain. Bukankah kita hanya berkewajiban menyampaikan Kebenaran tanpa kekerasan, karena Hidayah adalah hak Prerogatif Allah SWT__.

Saudara KU. Menjadikan NUSANTARA atau Indonesia raya sebagai Negeri ” Baldatun Thoibah wa Rabbun Ghafur ” merupakan sikap Ummatan Wasatiyah, jangan pernah Engkau tidak mencintai Tanah Air karena Cinta terhadap Tanah air bahagian dari IMAN, mereka yg tidak beriman sajalah yg menghancurkan tanah air Indonesia raya__.

Jayapura, Di saat akhir bulan Oktober 2019..
By. Si Hitam Manis Pelipur Lara di Timur Nusantara__ Berkarya Untuk Nusa, Bangsa dan Agama…

Related posts

” TAHUN BARU HIJRIYAH GERAI REKONSTRUKSI PERADABAN “

Zulfa

” PARADOKS RADIKALISME DALAM BAYANG-BAYANG SEGREGASI KEKUASAAN OPORTUNIS “

Zulfa

” RATAPAN MU SEJATINYA HARAPAN “

Zulfa