Honai Smart News

“GERAI PERADABAN DAN TANDA-TANDA KIAMAT”

Oleh : Dr. Habib.IDRUS AL-HAMID

Suara Cendekiya Poros INTIM.

 

Disaat usai sholat subuh, Pa. Marjan bersama Kiyai. Nurdin Kholiq, duduk di pelataran Masjid Fathul Muluk, sembari memesan kopi dari Ta’mir Masjid. Pa. Marjan menyapa Yaii, sambil lanjut bercerita dengan mengajukan pertanyaan. “Yaii Akhir2 ini Koo, kebanyakan gempa membuat banyak orang Panik dan gelisa, orang benar dicari kesalahan agar kebenarang tidak jadi Fakta memilukan. Setiap hari kita selalu disuguhi berita substansi-nya sudah di rekayasa.  Anak atasnama modernitas menghilangkan budaya santun dan bersahaja kepada orang tua atau tetangga. Apakah ini, tanda kiamat sudah dekat Pa.Yaii…???”

Sembari mengepulkan asap rokok Kiyai. Nurdin menyampaika  bahwa ada Hadits yang menjelaskan tanda Kiamat sebagai bahan renungan. Rasulallah bersabda :

“Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummat KU ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa terjadi silih berganti. Ia (bc.Al-Mahdi), akan penuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelum-nya dipenuhi dengan kesewenang-wenangan dan kezaliman.” (HR. Ahmad).

“Kalau keadaan ini telah terjadi, maka kita tidak boleh panik, kita harus perbanyak Zikir dan memohon ampun kepada Allah SWT. Karena itu bahagian dari ketentuan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.”

Sembari geleng kepala Pa.Marjan mengatakan, “Pa.Yaii, kan banyak orang baik dan Alim disekeliling kita, apa itu tetap terjadi…???.”

Pa.Yaii, sambil melonjorkan kaki mengatakan, “Pa.Marjan..!! ” Murka Allah akan cepat, datang sebagai awal dari Kiyamat Kubra disebabkan :

  1. Orang ‘Alim Diam, saat melihat kedholiman dan Ma’siat terjadi dimana-mana.
  2. Para ‘Ulama, berebut Harta dan Tahta. Sehingga Ummat tidak lagi percaya, bahwa, ‘Ulama sebagai Penyambung lidah Nabi.
  3. Para ‘Ulama, tampil di mimbar-mimbar menebar Permusuhan sesama. Menghujat, dan menebar ghibah. Tanpa rasa malu kepada Rasulullah, yang mengatakan ” Sebaik-baiknya Manusia adalah mereka yang ucapan-nya, tegas dalam menghadapi kedholiman dan selalu berdiri di atas kepentingan Universal ummat yang berharap Keadilan ditegak-kan.

Untuk itu, Pa.Marjan kewajiban kita memperbaiki niat. Karena baik dan buruk tercermin dari Niat yang terpancar dalam Ucapan dan Gerakan. Kita harus tampil menjadi “Rahmatan lil’alamiin” tanpa harus  bermuka masam atau menjadi Kaum munafik akhir Zaman yang berkawan dengan sumber Mistitisme Prahara ” Hubbu Dunia Kharihatul Maut”_. Sesungguh-nya, bagi Ahli Hikmah, ” Diam adalah Emas “, karena jika kita terbawa dengan derasnya arus Peradaban Fitnah maka kita sama hinanya dengan mereka yang menebar fitnah. Wapada laaah, waspada laah_.”

Tulisan sebagaimana tersebut di atas, hanya sekedar merangsang Nalar khayal kita. Karena kebanyakan diantara kita mungkin ” Merasa Pintar akan tetapi tidak Pintar Merasa”. Karena “Rasa adalah Penggilan Jiwa, dalam nestapa tanpa batasan peristiwa”_.

Jayapura, Senin 5/8/2019

By. Si Hitam Manis Pelipur Lara di Timur Nusantara_. ” Berikanlah yang terbaik meskipun untuk itu Engkau Dihina oleh mereka yang terhimpit dada karena Prasangka’

Related posts

“CERMIN ADALAH TEMAN SEJATI, TAK BISA DIBOHONGI “

hersen

” SAAT-NYA MENJADI BIROKRAT SEJATI, BUKAN SETENGAH HATI “

Zulfa

” POLITIK TEBAR PESONA MENGHANCURKAN MASA DEPAN INDONESIA RAYA “

Idrus Alhamid