Honai Smart News

“BAHAYA SUNAMI KAUM HUANPENG DARI TENGSUA “

 

OLEH. Dr. Habib.IDRUS AL-HAMID, M.Si

Rektor IAIN FATTAHUL MULUK PAPUA.

 

Mereka yang suka membaca pasti paham dan mengerti. Dahulukala, Nusantara adalah zamrud katulistiwa. Masyarakat patuh dan taat terhadap sistem Monarki Absolute, yang mengutamakan kesejahteraan raja-raja dari pada Kemakmuran Rakyat Jelata. Setiap yang baru dan menguntungkan kerajaan diberikan kebebasan untuk Investasi, tanpa syarat yang membatasi populasi Kaum Huang-Peng. Hadirnya kaum Huang-peng kala itu ke negeri Huana (bc. Pribumi Nusantara), sesungguh-nya adalah eksodus yang disebabkan kesulitan hidup di Negeri ” TENGSU “. Generasi pertama yang melakukan eksodus kala itu adalah kaum Muda yang tangguh dan mampu mengarungi Bahtera Samudra Pasai, dengan waktu perjalanan 6 bulan lamanya.

 

Kaum Huan-Peng, mampu meyakinkan Masyarakat, untuk menggarap lahan-lahat yang sangat subur. masyarakat yang hidup dalam Tradisi Mistitisme dan Tradisi Tayuban kala itu, memberikan keleluasaan kepada Kaum Huang-Peng menggarap ber-hektar-hektar lahan dengan hasilnya nanti, akan dibagi antara Pemilik dan penggarap. Pada akhirnya lahan-lahan dikuasai oleh Huang-Peng, sehingga Pribumi berubah status menjadi penggarap yang dipanggil Huana { bc. PRIBUMI di Tengah Keterasingan di negeri sendiri }. Selanjut-nya Huang-peng mengembangkan sistem Ijon sebagai cara untuk menekan tingkat kesejahtraan Masyarakat Pribumi. Masyarakat dibuat tergantung kepada para tengkulak rentenir. Gladiator Ekonomi secara Sistematis, Masif dan Terstruktur menjadikan Bumi Nusantara sebagai sumber pendapatan abadi. Segala macam cara dilakukan bagaikan ” Gelombang Sunami” untuk memguasai Bumi Pertiwi.

 

Sunami saat ini, menggemparkan jagad Raya Nusantara. Apakah Sunami Kaum Huang-Peng tidak berbahaya, karena Para Elite terpenjara dengan modal usaha. Ataukah, integritas harga diri Bangsa Indonesia Raya dibiarkan di injak-injak karena ketergantungan kepada Piutang pada Kaum Huang-Peng. Inilah yang lebih dahsyat dari ” SUNAMI ANAK GUNUNG KARAKA TAO “_.

 

Jayapura. 05/08/2019

By. Si Hitam Manis Pelipur Lara dari Timur NUSANTARA_

Related posts

“BAHAYA KAUM PARASIT DAN KOSMOPOLITANISME”

hersen

DIAM-NYA AKADEMISI

Zulfa

PATOLOGI SENSITIVITAS KAUM PROLETAR

hersen