Honai Smart News

SETIA KEPADA NKRI, LEBIH BAIK MATI KETIMBANG HILANG HARGA DIRI

Oleh Dr Hb. IDRUS AL-HAMID
SUARA MINOR POROS INTIM.

Kalau men-diskusikan soal Nusantara, sebaiknya kita renungi Lagu Koes Plus, yang secara jujur dalam syair lagu-nya, memgungkapkan kalimat Nusantara adalah Rumah KU, Hutan-nya lebat seperti Rambut KU, Gunung-nya tinggi seperti Hati KU, Laut-nya luas seperti Jiwa KU. Alam-nya ramah seperti Senyum KU. Dengan lugas disebutkan “KU Harap Engkau tidak Cemburu melihat Hidup KU”__. Nusantara di Katulistiwa Alam-nya Kaya Raya.

Negara Kesatuan Republik Indonesia atau Nusantara, yang dikenal di *belantara Dunia* sebagai Zamrud Katulistiwa. Tidak kita sadari, menjadi Bonus Demografi dan bagian dari paru-paru dunia yang sedang di incar oleh Kolonial Kapitalis Modern, untuk kepentingan Korporasi yang berkonspirasi mengeruk Sumber Daya Alam secara masif. Para pemodal Asing dan Aseng mampu mempengaruhi kebijakan ketenaga-kerjaan yang memberikan kesempatan kepada tenaga kerja Aseng yang tidak berkeadilan( bc. Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) perlu di kaji ulang.

Disaat KH. Maimun Zubair. Mengemukakan ada 4 Pilar pijakan Berbangsa dan bernegara yg harus di jaga ( 4 Pilar adalah : Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945). Di saat yang sama setiap Anak Negeri yg ada di Nusantara, mulai menginterpretasi nilai-nilai Sejarah, yang telah lama hilang dalam ingatan. Untuk itu, harga diri kita, sebagai Pemegang kedaulatan Bangsa dan Negara, Indonesian Raya jangan dianggap murah, karena kami sadar sudah saat-nya mengurai karya Nyata untuk Setia Kepada NKRI sepenuh jiwa dan raga dengan cara menyiapkan Generasi Emas Bangsa Indonesia Raya yang handal dan kompetitif, dalam menghadapi isu-isu Global.

Saudara-saudara KU. Setia Kepada NKRI, bagian dari Prinsip Tanah Tumpah Darah kita adalah Indonesia Raya. Jangan pernah kita terpenjara dalam buruk sangka sesama ” *ANAK NEGERI* “ Di Nusantara. Saatnya kita menegaskan berbeda-beda bukan masalah, begitupun berselisih Paham sesama Anak Bangsa itu biasa, asalkan kita hindari hinaan sesama ANAK BANGSA dan NEGARA INDONESIA RAYA.

Jayapura, 19 Juni 2019

By. Si Hitam Manis Pelipur Lara di Timur Nusantara untuk Bangsa dan Negara tercinta Indonesia Tanah Air Beta_

Related posts

” INI BUKAN PUISI, TETAPI JERITAN HATI NURANI “

Zulfa

“#JOKOWI 2019 LANJUTKAN DAN #2019 GANTI PRESIDEN”

hersen

“PHPU 2019, MEMBEDAH KESATUAN BANGSA DAN NEGARA INDONESIA RAYA “

hersen