Honai Smart News

Menjadi Seorang ‘PGMI’

Menjadi Seorang ‘PGMI’

(Menjadi Keluarga Besar PGMI Merupakan Anugrah Yang Terindah)

Oleh Didik Efendi, M.Pd

 

Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah atau sering dikenal dengan sebutan PGMI adalah salah satu program studi yang ada di lingkungan Fakultas Keguruan Atau Tarbiyah. PGMI diperuntukkan bagi calon-calon guru MI/SD dan kepala sekolah tingkat pendidikan dasar. Banyak orang membandingkan antara PGMI dan PGSD. Pada dasarnya PGMI dan PGSD adalah saudara kembar yang mempunyai visi dan tujuan yakni mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan melalui jenjang pendidikan dasar (SD/MI).

Walaupun kembar, tetapi PGMI mempunyai nilai plus dibandingkan dengan PGSD. Selain belajar mata pelajaran umum seperti PKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Penjas dan SBK, di PGMI juga dibekali dengan mata pelajaran keagamaan yakni, Aqidah akhlak, Al Quran Hadits, Fikih dan SKI. Dengan komposisi seperti ini maka untuk mencapai tujuan pendidikan secara nasional yakni membentuk manusia yang beradab atau sering dikenal dengan manusia yang berakhlakul karimah bisa terwujud.

Belajar di PGMI sangatlah asik dan menyenangkan. Dalam proses pembelajaannya menggunakan pendekatan PAIKEMI (pembelajaran Aktif, inovatif, kreatif, efektif, meyenangkan dan islami). Pembelajaran aktif adalah pembelajaran yang mana guru menciptakan siswa aktif dalam proses pembelajaran, baik aktif dalam bertanya, berpendapat dan berdiskusi. Inovatif adalah dalam mengajar guru menciptakan inovasi-inovasi kekinian sesuai perkembangan jaman, sehingga proses pembelajaran tidak monoton dan membosankan. Kreatif adalah guru sekolah dasar harus bisa kreatif dalam membuat sumber belajar, media belajar yang menunjang proses pembelajaran dan karakteristik siswa. Efektif adalah pembelajaran yang sesuai dengan waktu yang ditentukan dan mencapai target yang diingikan. Menyenangkan adalah suasana dalam proses pembelajaran yang menyenangkan siswa atau sering disebut yang merdekanan siswa. Siswa belajaran tanpa adanya tekanan dan paksaan. Islami adalah seluruh pembelajaran bernuasa/ berkarakter Islam atau dengan kata lain guru harus bisa mengiternalisasikan nilai-nilai Islam dalam matapelajaran umum.

Menjadi keluarga besar PGMI merupakan anugrah yang terindah. Tatkala kita sadar bahwa profesi guru SD/MI adalah profesi yang mulia, maka tersenyumlah, karena Allah telah memilihkan profesi ini sebagai karir kita di dunia ini. Sebuah bencana besar, manakala kita tidak yakin dengan masa depan kita sebagai seorang guru SD/MI. Jika kita terjebak pada pola pikir ini maka segeralah kita beristigfar, tinggalkan dan penuhilah dada kita dengan harapan, keyakinan dan rasa syukur yang berlimpah-limpah. Sebab dengan demikianlah kita dapat berubah, hidup bahagia, hati akan tentram, dan menuju sukses serta kekayaan yang hakiki.

Apa suka dan duka menjadi guru SD/MI? Menjadi guru SD/MI banyak sukanya. Ada beberapa alasan mengapa menjadi guru SD/MI banyak sukanya atau menyenangkan, diantaranya;

  1. Peluang Kerja Besar

Prodi PGMI adalah merupakan prodi yang menghasilkan calon guru SD/MI dimana lulusanya banyak dibutuhkan di sekolah-sekolah dasar baik Islam maupun negeri. Kita bayangkan banyak SD/MI yang bermunculan di perkotaan atau di pedesaan namun tidak dukung dengan sumber daya manusianya. Selain itu pada tahun 2020 akan ada pesiunan besar-besar guru SD/MI. Dengan bergabung di PGMI maka akan memberikan solusi atas masalah tersebut.

  1. Prodi PGMI Adalah Mencetak ‘Guru Serba Tahu’

Belajar di Prodi PGMI tidak hanya belajar satu kajian saja, tetapi menkaji secara keseluruhannya. Dengan adanya kurikulum K13 yang mengedepakan pembelajaran tematik terpadu, maka prodi PGMI adalah soulusi terbaik untuk merealisasikannya.

  1. Sebagai Tabungan Masa Depan (Akherat)

Guru SD/MI menjadi peletak dasar karakter anak. Selama enam tahun guru SD/MI membersamai siswanya. Hal ini akan memudahkan dalam proses pendidikan karakter. Satu kebaikan yang kita ajarkan kepada siswa SD/MI maka kita akan memanennya terus menerus walaupun kita sudah tiada di dunia.

  1. Selalu Diingat Siswa

Keunikan menjadi guru SD/MI adalah selalu diingat siswanya walaupun gurunya sudah lupa akan siswanya. Keberhasilan guru SD/MI akan menentukan masa depan dari siswa tersebut. Kata abah baihaqi dalam seminarnya, kalau mau lihat karakter pemuda masa depan lihatlah anak-anak kita sekarang. Saat ini mereka bersama siapa, itulah yang akan menentukan pemuda 10 tahun yang akan datang.

Masih banyak keuntungan menjadi guru SD/MI, yang apabila dituliskan dalam sebuah kertas maka tidak akan muat menuliskan kelebihan menjadi guru SD/MI. Jika kita percaya pada profesi guru SD/MI adalah profesi yang mulia, maka dengan tekad yang kuat, kita akan menjadi orang baik dan sukses di dunia dan di akherat. Ingat dan katakan pada diri kita : “ Profesiku sebagai guru SD/MI adalah amanah Allah, sebaik-baiknya amanah datangnya dari Allah. Aku yakin sepenuh hatiku, ini adalah takdirku dan aku berharap semoga Allah menolongku kelak di akherat.”

Prinsip dan paradigma inilah yang membuat hidup kita lebih bermakna. Bahkan setiap detik kita akan terpanggil untuk terus memperbaiki diri, pengajaran, profesi, siswa-siswi, dan mengembangkan semua potensi, serta menyucikan amalan yang kita lakukan. Kalaupun kita merasa salah dalam memilih profesi ini , hal itu belum tentu benar, sebelum kita teruji. Jika keyakinan itu tertanam kuat dan tetap bersemayam  pada diri kita, maka segala ujian atas pilihan profesi kita akan berubah menjadi anugrah, karunia, dan cara menuju jalur sukses dan pribadi kaya.

Untuk itu bergabunglah bersama kami membangun negeri bersama PGMI IAIN Fattahul Muluk Papua. Adapun visi Prodi PGMI IAIN Fattahul Muluk Menjadi Pusat Kajian dan Pengembangan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah yang Dinamis, Berwawasan Global, Multikultur, dan Berjiwa Islam Rahmatan Lil Aalamin. Profil yang dihasilkan dari Prodi PGMI tidak hanya sebatas guru SD/MI, tetapi bisa menjadi kepala sekolah, Enterpreneur, Tutor, dan Konsultan pada Pendidikan tingkat Dasar. Prodi PGMI akan mempersiapkan guru SD/MI yang CINTA MI (Cerdas, Inovatif, Nasionalis, Tanggung Jawab, Aktif dan mandiri serta Islami). Dengan bergabung di prodi PGMI maka anda telah menunjukan kepedulian anda akan nasib bangsa Indonesia. Ayo berjuang melalui jalur pendidikan di tingkat dasar. PGMI JAYA (*)

Penulis: Didik Efendi, M.Pd (Ketua Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah IAIN Fattahul Muluk Papua)

Related posts

STAIN Al-Fatah Telah Beralih Status Menjadi IAIN Fattahul Muluk Papua

Idrus Alhamid

Jurnal – Studi Bibliometrik dan Sebaran Topik

hersen

Menag Lantik Idrus Alhamid sebagai Rektor IAIN Fattahul Muluk Papua

Idrus Alhamid